Instagram sedang menguji perubahan kecil namun mencolok pada tampilan profil.
Beberapa pengguna telah menemukan pembaruan di mana jumlah “Following” yang biasa diganti dengan “Friends”, yang merujuk pada jumlah orang yang saling mengikuti secara mutual di platform tersebut. Dengan kata lain, akun-akun di mana kedua belah pihak telah memilih untuk saling mengikuti.

Uji coba ini pertama kali dibagikan oleh peneliti aplikasi Radu Oncescu, dan Instagram sejak saat itu telah mengonfirmasi kepada Business Insider bahwa ini adalah eksperimen terbatas yang dirancang untuk melihat bagaimana respons orang-orang terhadap penonjolan koneksi mutual.
Menurut Instagram:
“Teman adalah pusat dari pengalaman Instagram, jadi kami sedang mengeksplorasi cara untuk membuat koneksi ini lebih terlihat dan bermakna.”
Apa Arti “Friends” di Instagram?
Hal ini sejalan dengan bagaimana Instagram terus berevolusi. Seperti yang dibagikan oleh Adam Mosseri sebelumnya, sebagian besar interaksi sekarang terjadi melalui DM daripada postingan publik. Lebih sedikit pengguna yang memposting secara teratur ke feed utama, dan lebih banyak aktivitas berbagi yang terjadi dalam lingkaran yang lebih kecil dan akrab.
Dari sudut pandang tersebut, menunjukkan pengikut mutual bisa menjadi refleksi yang lebih akurat tentang bagaimana orang-orang sebenarnya berinteraksi di Instagram. Ini menonjolkan hubungan dua arah daripada minat satu arah.
Apa Perubahan Ini bagi Profil dan Penemuan (Discovery)
Hal yang menjadi lebih menarik adalah bagaimana perubahan ini memengaruhi profil dan penemuan akun.
Daftar “Following” sering kali berfungsi sebagai sinyal halus. Orang-orang menjelajahinya untuk memahami minat Anda, ceruk (niche) Anda, atau bidang tempat Anda beroperasi. Bagi kreator, ini juga bisa berfungsi sebagai sarana penemuan, membantu orang lain menemukan akun terkait melalui minat yang sama.
Mengubah hal tersebut menjadi “Friends” mengubah konteksnya. Pengikut mutual bisa mencakup koneksi pribadi, akun privat, atau orang-orang di luar ceruk konten seorang kreator, yang mungkin membuat daftar tersebut menjadi kurang berguna untuk penemuan dalam sekali lihat.

Terdapat juga dampak yang lebih luas pada bagaimana rasio pengikut (follower) dan diikuti (following) diinterpretasikan. Angka-angka ini telah lama membentuk persepsi tentang relevansi, pengaruh, dan jangkauan. Pergeseran ke arah menonjolkan koneksi mutual mungkin memindahkan fokus dari skala menuju komunitas, meskipun masih harus dilihat bagaimana orang-orang akan memaknai angka-angka ini seiring berjalannya waktu.
Hal yang Harus Diperhatikan oleh Kreator
Bagi kreator, uji coba ini layak untuk dicatat, namun tidak perlu dianalisis secara berlebihan.
Instagram terus menyesuaikan bagaimana hubungan, keterlibatan, dan visibilitas direpresentasikan dalam aplikasi. Meskipun label dan metrik mungkin berubah, hal-hal mendasarnya tetap sama. Kualitas konten, konsistensi, dan koneksi yang tulus tetap menjadi hal yang paling penting.
Terlepas dari apakah fitur ini akan menjadi permanen atau tidak, hal ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam cara Instagram ingin orang-orang memikirkan tentang koneksi di platform tersebut.
Apakah Anda ingin saya membantu membuat draf pengumuman untuk pengikut Anda mengenai perubahan ini?
